Tips Menjaga Kehamilan

Menikah pada usia dini, memungkinkan wanita hamil pada usia dini. Padahal, kehamilan ini cukup berisiko, salah satunya merujuk pada aspek kesehatan. Karena itu, wanita yang hamil pada usia dini harus menjaga kesehatannya agar persalinannya teratur dan bayi lahir sehat. Apa saja tips sehat untuk calon ibu di usia dini? Ayo, simak ulasan berikut ini.

Risiko kesehatan bagi wanita hamil pada usia dini.
Kehamilan di bawah 20 tahun termasuk dalam kategori kehamilan pada usia dini. Menurut British Nutrition Foundation, hamil pada usia ini meningkatkan risiko bayi prematur dan bayi berat lahir rendah. Selain itu, calon ibu juga berisiko mengalami masalah kesehatan, seperti hipertensi dan preeklampsia.

Tips Menjaga Kehamilan

Ternyata ada alasan mengapa kehamilan di usia muda sangat berisiko. Secara umum, wanita muda cenderung memilih makanan cepat saji dan gula tinggi sehingga nutrisi yang mereka dan janin miliki tidak memadai selama kehamilan.

Tips menjaga kesehatan ibu hamil di usia dini.
Menjaga kesehatan wanita hamil di bawah 20 tahun, tidak jauh berbeda dengan wanita yang hamil saat dewasa. Namun, ibu harus memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang kesehatan selama kehamilan sehingga mereka tidak lagi lalai ketika memilih makanan dan melakukan kegiatan.

Pedoman berikut untuk menjaga kesehatan ibu hamil yang masih muda, termasuk:

  1. Puaskan diet untuk Anda dan janin.
    makanan untuk menambah ASI
    Janin di perut juga membutuhkan nutrisi dari makanan. Namun, ini tidak berarti Anda bisa makan hingga 2 porsi sekaligus. Bayi perut hanya membutuhkan sekitar 300 kalori sehat per hari.

Karena itu, Anda hanya perlu menambah 300 kalori sehari, bukan menggandakan ukuran makanan. Menyimpan sebagian makanan dengan cara ini tentu saja akan mencegah Anda mendapatkan lemak atau kekurangan gizi.

Selain kalori, tubuh Anda juga membutuhkan zat besi, kalsium, protein, asam folat, vitamin dan seng. Anda bisa mendapatkan semua nutrisi ini dari sayuran, buah-buahan, sereal, produk susu, ayam, ikan, dan telur.

Namun, untuk menjaga kesehatan ibu hamil di usia dini, hindari makan daging mentah, ikan, susu atau telur dan makanan kemasan.

Kemasan makanan cenderung mengandung bakteri yang mungkin berisiko menyebabkan infeksi. Selain itu, bahan kimia lain tidak sehat untuk tubuh.

Jika Anda kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi Anda, konsultasikan dengan dokter kandungan dan ahli gizi Anda.

  1. Air minum yang rajin
    kadar air
    Selain makanan, kebutuhan cairan juga harus diperhatikan. Kandungan air dalam tubuh membantu fungsi organ tubuh secara optimal. Pemenuhan kebutuhan cairan tubuh juga mengurangi risiko dehidrasi, sembelit dan infeksi lain pada wanita hamil.

Selain minum air putih, Anda juga bisa mendapatkan asupan cairan sup atau jus. Namun, itu membatasi penggunaan gula sebagai pemanis untuk jus yang Anda minum.

  1. olahraga
    trimester ketiga kehamilan 3
    Ketika nutrisi terpenuhi, kesehatan ibu hamil di usia dini akan lebih baik jika juga diimbangi dengan olahraga. Olahraga memungkinkan wanita hamil untuk tetap aktif bergerak.

Selain menghindari kenaikan berat badan yang berlebihan, beberapa jenis latihan juga dapat mencegah nyeri otot, seperti sakit punggung dan meningkatkan mood.

The American Pregnancy Association merekomendasikan agar wanita hamil berolahraga selama 30 menit 3-4 kali per minggu. Beberapa olahraga yang aman dilakukan antara lain berjalan dengan tenang, berenang, dan berlatih yoga.

  1. Hindari kebiasaan buruk selama kehamilan.
    Wanita hamil bergerak
    Kehamilan dapat menyebabkan beberapa orang untuk pindah alias malas. Selain itu, beberapa wanita hamil yang sangat gemar minum kopi mungkin harus mengurangi kebiasaan ini.

Beberapa kebiasaan harus dihentikan sepenuhnya, seperti merokok dan minum alkohol. Semua kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan gangguan perkembangan pada anak-anak.

  1. Kontrol medis berkala oleh dokter.
    bidan atau bidan
    Langkah terakhir dalam menjaga kesehatan ibu hamil di usia dini adalah pemeriksaan kesehatan rutin. Tidak hanya mengetahui perkembangan kehamilan, metode ini memungkinkan wanita hamil dengan kondisi kesehatan tertentu untuk mendapatkan perawatan yang lebih cepat.

Baca juga: