Minum Air Putih Saat Flu

Mungkin Anda sering mendengar saran “Jangan lupa minum banyak air saat Anda sakit”. Walaupun sebenarnya kita harus minum air yang cukup ketika kita sakit atau tidak, tentu saja Anda setuju dengan rekomendasi ini. Ini harus dilakukan, terutama jika Anda memiliki penyakit menular seperti flu.

Flu bukanlah penyakit berbahaya, tetapi mengalami hal ini tentu tidak menyenangkan. Hidung itu mengalir setiap hari sampai batuknya mengganggu. Nah, untuk pulih dengan cepat Anda harus minum banyak air. Bingung mengapa banyak minum air putih? Lihatlah penjelasan berikut.
Mengapa Anda harus minum banyak air ketika Anda masuk angin?

batuk dan pilek

Ternyata, minum banyak air bisa menjadi obat alami untuk pulih dengan cepat dari pilek, demam atau batuk yang terjadi.

Setiap sel dalam tubuh Anda terbuat dari air. Beberapa sel ini telah bekerja keras untuk melawan kuman yang melukai hidung atau pilek Anda. Ketika Anda sakit, bahkan ketika Anda menderita pilek atau demam, jumlah cairan dalam tubuh berkurang. Jadi, agar tubuh tetap bisa melawan kuman penyakit, Anda harus minum banyak air.

Selain itu, gejala pilek dan demam membuat berkeringat, diare atau muntah sangat mudah. Kondisi ini menurunkan jumlah cairan dalam tubuh. Akibatnya, Anda cenderung mengalami dehidrasi. Jika Anda tidak minum banyak air, alih-alih memulihkan tubuh Anda dengan cepat, kondisinya bahkan bisa bertambah buruk.

Minum banyak air dapat membantu meringankan lendir di bawah hidung dan mengurangi penyumbatan di hidung. Jadi, Anda akan dengan cepat terbebas dari ingus atau hidung tersumbat.
Berapa banyak cairan yang harus Anda minum ketika Anda masuk angin?

berbuka puasa dengan air dingin, berbuka puasa minuman

Dalam kasus pilek atau flu, minumlah setidaknya delapan cangkir 250 ml sehari. Bahkan lebih baik minum lebih dari batas ini. Minum segera bahkan ketika Anda haus.

Untuk anak-anak yang lebih tua dari 1 tahun yang menderita pilek, pastikan untuk minum setidaknya 90-120 ml air per hari. Jika seorang anak di bawah 1 tahun diperlukan, setidaknya 30-60 ml cairan per jam. Pastikan anak-anak selalu minum pilek atau flu.

Untuk wanita hamil yang sedang flu, perlu untuk memenuhi minimal 10 gelas asupan cairan per hari dengan ukuran minimum 250 ml gelas.
Selain air, minuman ini juga bisa dimohonkan

manfaat minum air panas

Air adalah cairan terbaik untuk diminum ketika pilek, karena dapat membantu melumasi selaput lendir tenggorokan Anda. Apalagi jika air yang Anda minum dalam bentuk masih panas. Ini pilihan terbaik. Karena minuman panas masih memiliki uap panas yang dapat mengurangi penyumbatan pilek Anda.

Selain air, ada banyak minuman lain:
Teh panas

Teh panas dapat membantu meringankan hidung tersumbat dan bahkan sakit tenggorokan yang dapat muncul dengan pilek atau flu.

Selain itu, secangkir teh panas menawarkan kenyamanan tubuh. Sebaliknya, pilih salah satu teh dengan campuran herbal seperti jahe. Jahe akan membantu mendorong sistem kekebalan tubuh untuk menjadi lebih kuat.

Anda juga dapat menambahkan madu asli untuk mendapatkan rasa rileks ekstra dan membantu Anda tidur lebih nyenyak.
Air lemon

Lemon adalah sumber bahan kaya vitamin C dan antioksidan lainnya. Lemon dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit yang menyebabkan pilek atau virus.

Anda dapat mencampur jus lemon dengan segelas air panas dan sesendok madu untuk membuat rasa lemon Anda lebih enak dan menenangkan.

Minum Air Putih Saat Flu


Sup sup

Tidak harus dalam gelas atau cangkir, Anda juga bisa mendapatkan cairan dari sup kaldu panas. Sup kaldu juga mengandung nutrisi yang lebih lengkap daripada minuman lainnya.

Misalnya, membuat sup kaldu ayam. Pasti ada banyak komponen sayuran dalam sup, bukan? Anda juga bisa menambahkan ayam parut.

Seperti yang sudah Anda ketahui, sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral bagi tubuh, sedangkan ayam adalah protein. Kedua, komponen nutrisi ini sangat diperlukan dalam pembentukan imunitas sehingga Anda menjadi lebih kuat.

Tidak hanya itu memperkuat imunitas, sup sup

Baca Juga :